The Blog

Mengenal Foto dan Video udara

Penggunaan  Foto  dan  Video  udara  telah  lama  di  kenal  sejak  awal  perang dunia I. Dengan teknologi penerbangan yang ada, dunia fotografi pun merambah ke angkasa. Penggunaan foto dan video udara saat itu masih dominan untuk keperluan militer.

Di  masa  sekarang,  walaupun  dengan  kehadiran  teknologi  satelit  imaging, penggunaan pesawat dan helicopter untuk   foto udara tetap tidak tergantikan. Saat ini  teknologi  foto  dan  video  udara  digunakan  di  berbagai  bidang  mulai  dari penelitian, bencana, hingga militer.

Dengan  perkembangan  teknologi  saat  ini  penggunaan  pesawat  atau helicopter  untuk  foto  dan  video  udara  telah  di  gantikan  dengan  pesawat  model. Militer  Amerika  mengembangkan  pesawat  model  UAV  untuk  peperangan  jarak dekat,  polisi  Inggris  menggunakan  helicopter  model  untuk  patroli  ,    bahkan Hollywood memiliki pesawat model sendiri untuk pembuatan film.

 

uav untuk memotret fukushima

pesawat model untuk pemotretan reaktor nuklir

Helicopter model dengan camera di Hollywood

Di  Indonesia  sendiri  kebutuhan  Foto  dan  Video  Udara  sangat  tinggi. Kebutuhan  itu  mencakup  berbagai  bidang  mulai  dari  SAR,  Survey  /  Pemetaan, Pembuatan Film / Iklan, Penanganan bencana hingga kepentingan Riset dan Militer.   Sayangnya di Indonesia  selama ini pengambilan foto dan video udara  hanya mungkin di lakukan dengan menggunakan pesawat dan helicopter. Selain memakan biaya  yang  tinggi  keterbatasan  jumlah  pesawat  dan  helicopter  yang  terbatas membuat akses terhadap fasilitas tersebut tidak mudah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketidak seimbangan antara tingkat kebutuhan dengan ketersediaan jasa saat membuat Aeromodeling menjadi solusi efektif untuk penyediaan jasa foto dan video udara di Indonesia.  Ada beberapa keunggulan lain penggunaan Aeromodeling untuk foto udara :

  1. Murah : Biaya jauh lebih murah dari pesawat, heli atau Trike
  2. Fleksibel : Tidak membutuhkan landasan, bisa diterbangkan di mana saja
  3. Aman : Tidak berbahaya sekalipun mengalami crash
  4. Kemampuan manuver Dengan  terbang  rendah  /  manuver  memungkinkan  pengambilan  gambar yang detail serta dengan angle yang beragam.
  5. Canggih : Pesawat  /  heli  aeromodeling  bisa  dilengkapi  dengan  berbagai  kamera (infrared,  thermal  dll)  sesuai  kebutuhan.  Selain  itu  bisa  juga  dilengkapi dengan  autopilot,  video  sender  serta  groundstation  untuk  monitoring  di darat.

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments are closed.